
Laron...
mengapa dirimu kerap datang ketika hujan menjelang
mengapa dirimu menghampiri lentera-lentara dan menutupi cahayanya
apakah kau mencari cahaya atau kau ingin bertemu inti cahaya
mana yang lebih kau rindu bersama cahaya sejenak dan dirimu sulit menjejak
ataukah bersatu bersama inti cahaya dan dirimu pun lenyap
Begitu cepatnya kau mengepakkan sayap
hanya untuk sekedar bertahan dibarisan terdepan dalam dekapan cahaya
berhimpitan...berdesakan hingga sayapmu pun patah
satu demi satu berjatuhan, berserakan
dan kau pun terjerembab jatuh menuju tanah
tidakkah kau menyesal wahai sang pencari cahaya...
tidak...
Hamba tidak pernah menyesal
usaha hamba telah maksimal dipenghujung senja
hamba tahu bahwa hidup hamba hanya sebatas hujan
hamba tahu kemana harus berlabuh dan menetap
hamba sudah bertemu Sang Pemilik Cahaya kehidupan
bersamanya hamba berlabuh menuju kedamaian
bila al-Quran adalah cahaya kehidupanmu
maka jangan kau tinggalkan
bila orang-orang solih adalah pantulan dari Inti Cahaya
maka jangan kau sia-siakan
Mereka adalah pintu gerbang menuju Inti Cahaya
Inti Cahaya yang kita idam-idamkan
untuk larut dan melebur bersamanya
dalam kehdidupan setelah kematian
Senin, Juli 11, 2011 |
Category:
My Poetry
|
0
komentar




Comments (0)