Alhamdulillah...rabu, tanggal 15 Juni 2011 tepat jam 14.30 saya telah berhasil mengerjakan soal financial accounting IFRS-kieso. Saya mengerjakan 7 dari 7 soal yang diminta. Dari ketujuh soal tersebut hanya satu soal, yaitu soal ketujuh di mana saya terpaksa menggunakan sedikit logika dan mengarang bebas. Tujuh soal menghasilkan jawaban yang penuh di empat halaman. Beberapa temanku malah meminta kertas jawaban tambahan, wah mungkin mereka memang lebih menguasai dan memahami dibandingkan saya, tapi saya cukup puas. Saya selesai yang tercepat dalam ujian teori ini. Ujian modul, jangan tanya deh. Rasanya kalau ada yang menawarkan jasa memutarbalikkan ruang dan waktu, saya pasti menggunakan jasanya. Cuma 3 soal, malah satu soal bonus yaitu soal ke-3. Soal pertama diminta mengerjakan siklus akuntansi dagang full, mulai dari jurnal, posting, trial balance, adjusting, sampai dengan pembuatan laporan keuangan lengkap-inventory dengan metode FIFO, perpetual. Mungkin karena kurang latihan, saya masih kurang terampil, rasanya saya adalah mahasiswa yang terlamban dalam mengerjakan ujian modul kemarin. Siklus akuntansi itu tidak saya kerjakan sempurna, masih tidak balance tuh, dan lagi laporan keuangan juga belum selesai. Masuk soal ke 2, rekonsiliasi report per bank dan report per book, ketika lihat soalnya pengawas mengumumkan waktu ujian tinggal 5 menit, alamaaaaaaaaaak....Rekonsiliasi ini kan butuh ketelitian, kecermatan dan analisis, mudah sih, tapi saya tidak dapat menyelesaikannya. Keburu gugup. Rasanya sebagai pendatang baru di dunia finance, saya kurang cepat beradaptasi...
Sssstt...itu baru dari 1 mata kuliah dari 4 mata kuliah yang saya ambil di Program MAKSI UGM, yang lainnya masih ada Statistik Bisnis-Lind, Managerial Accounting-Mowen, dan Modern Auditing-Boynton. Sedikit preview dosen statistik UGM, namanya Samsubar Saleh. Dia lulusan S-3 dan sangat tertarik dengan dunia statistika terapan. Dalam pandangan saya dia seperti rumus berjalan, ketika ngajar ga perlu lagi buku apalagi buka buku dan hampir seluruh mahasiswa merasa terkesan dengan style beliau ketika mengajar. Dia dosen terbang di 8 universitas di Indonesia, jadi kesimpulannya High Qualified Lecturer. Ujian yang diberikan cuma 9 soal, mahasiswa diminta memilih 4 atau 5 soal untuk dikerjakan, saya mengerjakan 6. Dia berpesan manusia itu dilarang keras Over Confident. Itu seperti nasihat atau petuah yang saya tidak hiraukan pada saat itu. Setelah ujian selesai, saya merasa yakin akan mendapatkan nilai yang sangat memuaskan nantinya. Di luar dugaan, saya di sms Muna, adik saya yang ambil MM di UGM dan bilang "soal nomor 5 itu harus kena sanksi bang, kan batas atas yang ditolelir adalah 2%, sedangkan Koefesien Variannya sampai 2.3%". O..o...saya hitung kembali dengan kalkulator saya di kos, masih ada yang mendapatkan hasil 0.023, masih di bawah 2%. Ternyata kalkulator yang saya gunakan belum bisa mengeksekusi 10 pangkat -4, alias pangkaknya ga turun. Ha ha ha, terbukti deh petuah Dr. Samsubar. Kalau Ujian Modern Auditing sih, alhamdulillah lancar, yakin deh dapat A...uppss, Over Confident lagi...Yang terparah adalah ujian Managerial Accounting. Saya cuma bisa mengerjakan tidak lebih dari 70% baik ujian modul maupun ujian teorinya...Masih ada harapan, kan masih ada Ujian Akhir Bro
C...U...
Sssstt...itu baru dari 1 mata kuliah dari 4 mata kuliah yang saya ambil di Program MAKSI UGM, yang lainnya masih ada Statistik Bisnis-Lind, Managerial Accounting-Mowen, dan Modern Auditing-Boynton. Sedikit preview dosen statistik UGM, namanya Samsubar Saleh. Dia lulusan S-3 dan sangat tertarik dengan dunia statistika terapan. Dalam pandangan saya dia seperti rumus berjalan, ketika ngajar ga perlu lagi buku apalagi buka buku dan hampir seluruh mahasiswa merasa terkesan dengan style beliau ketika mengajar. Dia dosen terbang di 8 universitas di Indonesia, jadi kesimpulannya High Qualified Lecturer. Ujian yang diberikan cuma 9 soal, mahasiswa diminta memilih 4 atau 5 soal untuk dikerjakan, saya mengerjakan 6. Dia berpesan manusia itu dilarang keras Over Confident. Itu seperti nasihat atau petuah yang saya tidak hiraukan pada saat itu. Setelah ujian selesai, saya merasa yakin akan mendapatkan nilai yang sangat memuaskan nantinya. Di luar dugaan, saya di sms Muna, adik saya yang ambil MM di UGM dan bilang "soal nomor 5 itu harus kena sanksi bang, kan batas atas yang ditolelir adalah 2%, sedangkan Koefesien Variannya sampai 2.3%". O..o...saya hitung kembali dengan kalkulator saya di kos, masih ada yang mendapatkan hasil 0.023, masih di bawah 2%. Ternyata kalkulator yang saya gunakan belum bisa mengeksekusi 10 pangkat -4, alias pangkaknya ga turun. Ha ha ha, terbukti deh petuah Dr. Samsubar. Kalau Ujian Modern Auditing sih, alhamdulillah lancar, yakin deh dapat A...uppss, Over Confident lagi...Yang terparah adalah ujian Managerial Accounting. Saya cuma bisa mengerjakan tidak lebih dari 70% baik ujian modul maupun ujian teorinya...Masih ada harapan, kan masih ada Ujian Akhir Bro
C...U...
Rabu, Juni 15, 2011 |
Category:
My Experience
|
0
komentar

Comments (0)